Profil Singkat Elon Musk, Pemilik Baru Twitter

Nama Elon Musk saat ini jadi pembicaraan seluruh dunia. Gimana tidak, ia sukses membeli perusahaan Twitter dan seluruh sahamnya dengan nilai hingga miliaran dolar.

Mendengar nominal tersebut, pasti orang hendak bertanya- tanya siapa serta gimana Elon Musk dapat membeli suatu perusahaan dengan nilai yang fantastis.

 

Elon Musk sesungguhnya telah dikenal lama sebagai miliarder berkewarganegaraan Amerika Serikat. Tetapi, tidak sedikit pula orang belum mengetahui sosok Elon Musk.

 

Biodata singkat Elon Musk

Nama lengkap: Elon Reeve Musk

Tempat tanggal lahir: Pretoria, Afrika Selatan, 28 Juni 1971

Nama orangtua: Errol Musk( papa), Maye Haldeman( mama)

Profesi: Pengusaha, tokoh bisnis, penemu

Agama: Kristen

Saudara: Kimbal Musk, Tosca Musk

Pendidikan: University of Pennsylvania

 

Setelah mengetahui biodata singkat Elon Musk, berikut sebagian fakta menarik yang lain mengenai sang miliarder.

 

1. Pindah dari Afrika ke Kanada


Elon Musk terlahir di Afrika Selatan karna papanya, Errol Musk, ialah seorang konglomerat di sana. Tetapi, Errol Musk berpisah dengan istrinya, Maye Haldeman. Maye pindah ke Kanada serta berprofesi sebagai model.

Pada 17 tahun, Elon Musk pindah ke Kanada untuk menghindari papanya serta wajib militer di Afrika. Ia menggunakan kewarganegaraan mamanya supaya dapat memperoleh paspor Kanada.

Selama setahun, Musk tinggal menumpang bersama saudaranya. Demi bertahan hidup, ia rela bekerja serabutan seperti memotong kayu, membersihkan gandum sampai menjual komponen komputer.

 

2. Sempat jadi korban bullying


Elon Musk nyatanya sempat jadi korban bullying semasa sekolahnya dahulu. Dikala bersekolah di Afrika, Elon Musk populer introvert serta pendiam, sehingga jadi sasaran empuk untuk pelaku bullying.

" Mereka( pelaku perundungan) memaksa teman saya untuk membujuk saya keluar dari persembunyian, sehingga mereka dapat memukuli saya. Dan itu menyakitkan," kata Elon Musk yang dilansir dari Investopedia.

 

3. Hobi baca buku membuatnya jenius


Bakat Elon Musk kecil nyatanya telah dilihat semenjak umur 3 tahun oleh mamanya. Maye merasa Elon Musk dikala itu diberi kecerdasan serta kejeniusan, tetapi belum tahu pencapaian apa yang dilakukan anaknya di masa depan.

Masa kecil Musk dihabiskan buat mempelajari komputer. Apalagi, ia membuat aplikasi permainan dikala berumur 12 tahun dan dijual dengan harga US$500.

Tidak hanya mempelajari komputer, Elon Musk suka membaca buku berjudul antariksa. Keingintahuan tentang luar angkasa telah dipelajari Elon Musk disaat kecil.

 

4. Mendirikan perusahaan besar


Dikarenakan kecintaannya terhadap dunia antariksa, Elon Musk mendirikan perusahaan yang bernama Space Exploration technologies alias yang disebut SpaceX pada 2002. Perusahaan ini berfokus kepada pengembangan wahana dan misi- misi ke luar angkasa.

Ambisinya tersebut dilanjut dengan kontra kerja sama dengan Lembaga Antariksa NASA. Kerjasama tersebut menciptakan roket Falcon 1 yang meluncur pada 2008 silam.

Tidak hanya itu, perusahaan populer yang lain yang didirikan Musk merupakan Tesla. Perusahaan yang berdiri pada 2003 tersebut berfokus pada pengembangan mobil listrik yang bebas polusi.

Mobil produksi Tesla memakai teknologi baterai sebagai sumber tenaganya. Tesla Roadster jadi mobil pertamanya serta sukses terjual sebanyak 2. 500 unit.

 

5. Terdaftar sebagai orang terkaya no satu di dunia.


Menurut majalah Forbes, Elon Musk sebagai orang kaya urutan kesatu di dunia. Total kekayaan Musk dikala ini mencapai US$270 miliyar ataupun sekitar hampir Rp4 kuadriliun.

Penyokong utama kekayaannya berasal dari perusahaan SpaceX serta Tesla yang dinilai mempunyai valuasi terbanyak. SpaceX sendiri mempunyai nilai perusahaan senilai nyaris US$100 miliar.

Tesla saat ini jadi produsen otomotif terbanyak di dunia. Valuasi perusahaan mobil listrik tersebut diperkirakan menggapai US$1 triliun.

 

6. Dikejutkan karna membeli perusahaan Twitter


Baru- baru ini, Elon Musk membeli perusahaan Twitter senilai US$44 miliyar. Sang miliarder membeli 100 persen kepemilikan Twitter dengan tujuan merubah perusahaan tersebut jadi korporasi tertutup.

Elon Musk meminjam dana dari bank raksasa di Amerika demi membeli perusahaan Twitter Inc. Tercatat, Musk berutang sebesar US$25 miliyar kepada Morgan Stanley serta lembaga lainnya.

Post a Comment

Terima kasih atas masukannya

Lebih baru Lebih lama