Robert Khawatir Akumulai Kartu Jadi Pengaruh Pertandingan Selanjutnya

 

Mayoritas pemain kunci Persib bisa diturunkan pada laga lanjutan Liga 1 2021/2022 pekan ke-29. Hanya saja Robert Rene Alberts tidak sepenuhnya merasa lega ketika tampil melawan Persiraja. Karena sejumlah pemain kunci dihantui sanksi akumulasi kartu kuning.

Beberapa pemain yang berpotensi terkena akumulasi adalah Marc Klok, Victor Igbonefo, Henhen Herdiana, Frets Butuan dan Febri Hariyadi. Mayoritas pemain yang terancam ini adalah mereka yang dikartu kuning saat meladeni Persija. Robert pun mengeluhkan soal banyaknya kartu yang diberikan pada anak asuhnya.

“Jika saya melihat ke belakang, laga terakhir menghadapi Persija misalnya, kalian bisa lihat berapa banyak kartu kuning yang diberikan pada tim kami. Jika melihat pada jalannya pertandingan, tidak ada permainan yang kotor, Persija dan kami memainkan sepakbola yang bagus,” tutur Robert dalam jumpa pers jelang laga.

“Sebelas pemain dari masing-masing tim berjuang untuk mendapatkan bola. Dan jika melihat jumlah kartu kuning yang diterima, tentu menjadi perhatian kami, situasi seperti apa yang sebenarnya patut diganjar kartu kuning. Saya bisa memberi pernyataan dari pengalaman saya, dari enam kartu kuning yang kami terima, hanya satu yang patut dikartu kuning, itu membuat kami bertanya-tanya,” kata dia melanjutkan.

Hal ini yang membuatnya cemas dalam menentukan komposisi pemain. Seperti di laga melawan Persiraja, jika amunisi terbaik dipasang dan beberapa dari mereka dikartu kuning maka akan absen melawan Arema. Padahal itu menjadi laga yang penting mengingat kedua tim sama-sama berada dalam perlombaan menuju gelar juara.

Dia juga tentu tidak bisa meminta pemain untuk bermain dengan hati-hati untuk menghindari kartu kuning. Sebab instruksi tersebut justru akan membuat pemain tersebut tidak tampil lepas.

“Saya khawatir memasang setiap pemain karena pengalaman kami mendapatkan kartu kuning. Tentu ini penting, karena saya tidak bisa berkata pada pemain untuk bermain hati-hati karena itu mengubah cara bermainnya,” kata Robert.

“Jadi kami harus mengambil sikap terkait hal ini, kami akan menurunkan pemain yang bugar meskipun dia bisa saja terkena kartu dan akhirnya terkena hukuman. Kami tidak bisa terus memikirkan itu karena mereka juga bisa terkena kartu kuning bagaimanapun situasinya,” tukasnya.

Posting Komentar

Terima kasih atas masukannya

Lebih baru Lebih lama